MK Batalkan UU MD3, Dini Purwono: Ini Putusan Yang Tepat dan Layak

MK Batalkan UU MD3, Dini Purwono: Ini Putusan Yang Tepat dan Layak

Beranda

Dinipurwono.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan seluruh permohonan uji materi PSI terhadap beberapa pasal yang memberi keistimewaan bagi anggota DPR dalam UU No 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3), Kamis 28 Juni 2018.

Juru bicara PSI bidang hukum dan Koordinator Jangkar Solidaritas, Dini Purwono, mengatakan bahwa itu merupakan putusan yang tepat dan layak. “Salut dengan ketegasan dan ketajaman analisa MK dalam perkara ini,” ujar Dini Purwono, Jumat, 29 Juni 2018.

Dini pun mengucapkan terima kasih kepada para hakim yang dinilainya telah bekerja dengan baik dalam perkara ini, termasuk para advokat yang telah berjuang bersama tim Jangkar Solidaritas PSI.

“Partai Solidaritas Indonesia adalah satu-satunya parpol yang menjadi pemohon dalam perkara ini. Dan kami bangga menjadi bagian dari perjuangan melindungi dan menjamin hak rakyat dalam sistem demokrasi,” tutur Dini.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekjen PSI, Raja Juli Antoni. Dalam keterangan persnya, Antoni juga menyambut putusan majelis hakim yang telah mengabulkan uji materi oleh PSI. “Kami juga berharap anggota DPR, khususnya yang terpilih nanti di Pileg 2019 untuk menghormati dan menaatinya. Ini adalah simbol kemenangan rakyat dalam menjaga kualitas demokrasi dan melawan segala bentuk abuse of power dari lembaga legislatif,” ujar Antoni, Kamis 28 Juni 2018.

Dalam putusannya, majelis hakim MK menilai pasal 73 ayat 1, pasal 122 ayat 1 huruf I, dan pasal 245 ayat 1 bertentangan dengan konstitusi karena dapat menimbulkan ketidakpastian hukum dan berpotensi menimbulkan penyalahgunaan wewenang anggota dewan.

Koordinator Jaringan Advokasi Rakyat Partai Solidaritas Indonesia (Jangkar Solidaritas), Kamaruddin, mengapresiasi majelis hakim yang sempat menyebutkan keberadaan GOPAC (Global Organization of Parliamentarian Against Corruption) yang merupakan organisasi independen beranggotakan para anggota legislatif dari berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, dengan komitmen dan kode etik untuk melawan korupsi di negaranya masing-masing.

Kamaruddin menyatakan, dengan keluarnya putusan MK ini, pupuslah harapan sebagian anggota dewan untuk mendapat keistimewaan ketika terlibat tindak pidana yang tidak terkait dengan fungsi, wewenang, dan tugas anggota DPR.

“Mereka yang melakukan tindak pidana tetap dapat terkena pergantian antar waktu (PAW), yang sebelumnya ingin dihapuskan,” ujar Kamaruddin.

PSI adalah satu-satunya partai politik yang mengajukan permohonan uji materi terhadap pasal-pasal kontroversial tersebut. Sebelumnya, keputusan untuk menggugat UU MD3 dilakukan berdasarkan polling yang digelar PSI dan disetujui 91 persen responden.

Kemudian, PSI menggandeng 122 advokat yang menggambarkan Pasal 122 UU MD3 yang dianggap mewakili kekeliruan UU tersebut.

Beberapa pasal kontroversial tersebut adalah Pasal 73, mengenai permintaan DPR kepada Polri untuk memanggil paksa, bahkan dapat dengan penyanderaan, setiap orang yang menolak memenuhi panggilan para anggota dewan, serta Polri wajib memenuhi permintaan tersebut. Pasal 122 huruf k, mengenai wewenang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk mengambil langkah hukum kepada siapapun yang merendahkan kehormatan DPR dan anggotanya.

Terakhir, Pasal 245 yang menyatakan pemanggilan dan permintaan keterangan untuk penyidikan anggota DPR yang diduga melakukan tindak pidana harus mendapat persetujuan presiden dan pertimbangan MKD. (Art)

Chatib Basri Nilai Dini Purwono Mampu Jadi Legislator Profesional

Chatib Basri Nilai Dini Purwono Mampu Jadi Legislator Profesional

Beranda

MENDAFTAR BACALEG: Dini Purwono SH LLM (kanan) saat mendaftar sebagai bakal calon anggota DPR RI di kantor Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Pusat, Selasa (31/10/2017). Berkas pendaftaran diterima Ketua Umum PSI, Grace Natalie. (ISTIMEWA)

 

Dinipurwono.id – Mantan Menteri Keuangan Dr Chatib Basri memiliki penilaian khusus untuk Dini Purwono SH LLM, salah satu lawyers yang mendaftar sebagai bakal calon anggota DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), pada Selasa (31/10/2017). Didampingi sejumlah tokoh dan keluarganya, Dini mendaftar bersama dua lawyers ternama di Indonesia lainnya, yakni Dr Surya Tjandra dan Rian Ernest langsung ke kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI di Jakarta.

“Dini orang yang cerdas dan juga punya integritas,” kata Chatib Basri dalam rekaman video yang ditayangkan di kantor PSI Pusat.

Chatib Basri menjelaskan penilaiannya itu berdasarkan pengalaman melihat sendiri kinerja Dini.

Dini adakah staf khusus Chatib Basri saat menjabat Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) pada 2012-2013 dan berlanjut ketika ia menjadi Menteri Keuangan pada 2013-2014. Chatib Basri menilai Dini sebagai seorang yang profesional.

“Jika sesuatu hal menurut dia itu bertentangan atau salah atau peraturannya ada kesalahan dia akan menyampaikannya secara terbuka,” ujarnya.

Sikap seperti itu, lanjut Chatib Basri, sangat penting sehingga kualitas dari aturan atau pandangan dari aspek legal yang disampaikan itu betul-betul profesional.

Chatib Basri berkeyakinan Dini mampu menjadi legislator. “Sebab, dia punya integritas, punya idealisme, dia pintar juga jujur dan mudah-mudahan bisa menjadi politisi yang baik,” harapnya.

Karena itu, Chatib Basri, sangat menaruh harapan pada Dini. “Saya kira menjadi sangat penting bahwa orang-orang yang pintar jujur bisa masuk di dalam politik,” katanya.

Pada kesempatan yang berbeda, lawyers dan pegiat Hak Azasi Manusia (HAM) Todung Mulia Lubis juga berharap agar Dini lolos ke senayan. “Orang baik harus masuk ke politik, orang baik harus masuk ke DPR, karena DPR perlu diisi oleh orang-orang yang punya idealisme dan komitmen,” tegasnya.

Todung menyebut Dini memiliki idealisme dan punya komitmen serta memiliki konsep. “Dia akan mengisi kekosongan di DPR yang memang membutuhkan sosok seperti Dini Purwono yang akan membersihkan DPR dari ide-ide gagasan-gagasan yang tidak sehat buat bangsa ini,” katanya.

Todung mengatakan sangat mengenal sosok Dini. “Ia adalah orang yang mau belajar. Saya terakhir bersama-sama dengan Dini Purwono ketika membentuk forum advokat pengawal Pancasila,” ujarnya.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut baik kehadiran Dini Purwono dalam barisan bakal calon legislatif yang bersih, antikorupsi, dan anti intoleransi.

Ketua Umum PSI, Grace Natalie, menyebutkan, karakter Dini memiliki kesesuaian dengan ideologi PSI. Dini juga mengaku cocok dengan visi dan misi PSI, sehingga ia merasa nyaman berpolitik di sini. Ia menilai PSI adalah partai yang bersahabat dan merakyat, sebab diisi oleh orang-orang biasa bukan elit politik.

Penilaian lain dari Dini adalah PSI ingin memutus mata rantai praktik politik kotor di Indonesia. “Kita sering membaca hal itu di media massa. Saya yakin PSI akan mendatangkan darah muda di dunia politik. Darah yang tak pernah terpapar praktik politik kotor,” kata Dini.

Menurut Dini, jika ingin mengubah keadaan, maka harus menempuh jalur politik. “Jika cuma mengeluh saja, maka tidak akan bisa mengubah keadaan. Kalau ada yang kurang dan salah, kita harus bertanggung jawab juga untuk mengambil langkah,” ujar Dini.

Menurut Dini, berpolitik dengan niat yang baik akan menjadikan politik sebagai alat yang menyejahterakan rakyat.

Lulusan Harvard

Dini adalah seorang lawyers yang banyak berkecimpung selama 20 tahun bidang pasar modal, merger, dan akuisisi. Lulus strata satu dari Universitas Indonesia, ibu satu anak ini memperoleh gelar master di bidang hukum keuangan internasional dari Harvard Law School (LLM, 2002) dengan dukungan beasiswa Fulbright Scholar.

Wilayah keahliannya adalah di bidang pasar modal, merger dan akuisisi. Dini pernah bertindak sebagai konsultan hukum untuk perusahaan Jepang, Marubeni, dalam akuisisi saham minoritas dua perusahaan pembiayaan konsumen yang tergabung dalam CT Corp Group. Ini adalah transaksi lintas-batas.

Dia juga pernah bertindak sebagai konsultan hukum untuk perusahaan milik negara, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dalam proses tender pra-kelayakan proyek kereta api Bandara Soekarno Hatta-Manggarai. Proyek ini ditawarkan dengan skema public-private partnership atau kemitraan pemerintah-swasta.

Dini juga terdaftar sebagai konsultan hukum pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) –dahulu Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK)– serta menjadi anggota Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM).

(sm/aro/aro/JPR/JPC)

Todung Mulya Lubis: Sangat Dibutuhkan Sosok seperti Dini Purwono

Todung Mulya Lubis: Sangat Dibutuhkan Sosok seperti Dini Purwono

Beranda

Dinipurwono.id – Sosok Dini Purwono sangat dikenal baik oleh advokat senior Todung Mulya Lubis. Dini dianggap sosok yang punya idealisme dan komitmen tinggi.

Todung sudah cukup lama mengenal Dini Purwono. “Dini adalah seorang konsultan hukum alumni dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan Harward Law School. Dia dikenal sebagai orang yang sangat concern dengan keadaan,” kata Todung.

Todung mengakui, Dini memang tidak terlalu banyak muncul di permukaan, namun dari belakang layar dia telah banyak membantu menyampaikan gagasan untuk kepentingan kebangsaan dan untuk menjaga keutuhan negara Indonesia.

“Orang baik harus masuk ke politik, orang baik harus masuk ke DPR karena DPR perlu diisi oleh orang-orang yang punya idealisme dan komitmen. Dan Dini adalah sosok advokat yang punya idealisme, punya komitmen, punya concern dan dia akan mengisi kekosongan-kekosongan yang ada pada DPR,” tuturnya.

Menurut Todung, sangat dibutuhkan adanya sosok-sosok seperti Dini Purwono yang akan membersihkan DPR dari ide-ide dan gagasan-gagasan yang tidak sehat buat bangsa ini.

“Yang paling penting adalah, dia orang yang mau belajar,” jelasnya.

Todung mengaku terakhir bersama-sama Dini Purwono saat membentuk Forum Advokat Pengawal Pancasila.

“Kenapa (dibentuk forum)? Karena Pancasila itu seperti sudah dijadikan semacam jargon yang hampa. Kemudian juga sekarang seperti dilupakan dan hanya disebut sekali-sekali. Padahal Pancasila itu menyatukan kita sebagai bangsa, memperkuat pilar-pilar negara kesatuan.”

“Dini sangat cemas melihat Indonesia ini mau dibawa kemana kalau tidak ada Pancasila? Karena Pancasila adalah ideologi dasar yang melekatkan semua suku, semua agama, semua perbedaan menjadi satu yaitu Indonesia,” imbuhnya. (Art)