Beri Pembekalan di Unisbank Semarang, Dini Purwono: Lawyer Tak hanya Cerdas Hukum, Juga Paham Psikologi

Beri Pembekalan di Unisbank Semarang, Dini Purwono: Lawyer Tak hanya Cerdas Hukum, Juga Paham Psikologi

Dinipurwono.id – Fakultas Hukum Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang terus melakukan program klinik hukumnya kepada masyrakat. Program klinik hukum yang selama ini dilakukan adalah konsultasi hukum secara cuma-cuma dan pendidikan hukum kepada masyarakat.

Beberapa kelurahan yang pernah dijadikan obyek program ini adalah Mangkang Kulon, Tugurejo, Kemijen dan Bendanngisor, Kota Semarang.

Sedangkan pendidikan hukum dilakukan terhadap komunitas ibu-ibu PKK dan remaja di sekolah.

Program ini dikhususkan kepada mahasiswa untuk praktek langsung menghadapi perkara-perkara hukum yang muncul di masyarakat.

Selain untuk melatih mahasiswa, klinik hukum dapat mempermudah masyarakat untuk menyelesaikan perkara hukumnya.

Ketua Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Unisbank Semarang, Sukarman menuturkan, sebelum turun ke desa-desa mahasiswa dibekali ketrampilan yang dibutuhkan di lapangan.

Untuk menjadi lawyer mahasiswa harus mampu menggali fakta-fakta hukum, menciptakan kondisi yang nyaman kepada klien ataupun kemampuan melakukan analisa hukum.

“Hal ini menjadi penting agar masyarakat atau klien menaruh kepercayaan penuh kepada kita. Pembekalan mahasiswa dilakukan hari ini di ruang laboratorium Fakultas Hukum Unisbank Semarang,” katanya, Senin (16/7).

Karman menambahkan, dengan program ini mahasiswa akan terlatih menghadapi situasi dengan masyarakat.

“Selain itu juga mengajarkan empati mahasiswa kepada masyarkat tidak mampu atau miskin agar jika menjadi lawyer nantinya mempunyai komitmen melakukan pembelaan. Jadi tidak hanya klien yang berduit saja yang ditangani,” imbuhnya.

Hal menarik dari pembekalan tersebut karena BKBH Fakultas Hukum Unisbank Semarang menghadirkan narasumber dari luar, yaitu Dini S Purwono.

Konsultan hukum alumni dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan Harward Law School tersebut berbagi pengalamannya ketika menjadi legal officer dan juga menangani perkara.

Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bidang hukum dan Koordinator Jangkar Solidaritas ini mengatakan, seorang lawyer tidak hanya cerdas pengetahuan hukumnya, namun juga memahami ilmu psikologi.

“Hal ini menjadi penting ketika kita memahami psikologi klien. Dengan begitu klien akan merasa aman, nyaman dan mudah berinteraksi dengan kita,” ujar Dini yang juga Caleg PSI tersebut. (Art)

Beranda

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *